Headlines News :

Label atas

ARTIKEL

Showing posts with label KOMPUTER. Show all posts
Showing posts with label KOMPUTER. Show all posts

Sharing Local Drive(FOLDER/FILE)

    Sharing local drive dimaksudkan untuk memberikan hak pakai pada komputer lain, sehingga anda dapat melihat isi dari komputer lain.
    Langkah-langkah yang digunakan untuk menentukan sharing local drive ini adalah sebagai berikut :
    1. Pada layar Desktop, klik dua kali (double click) pada shortcut My Computerdan di layar akan terlihat jendela My Computer.
    2. Klik kanan pada Hard Disk Devices, misalnya drive D:, kemudian klik pilihanSharing and Security. Perhatikan tampilan berikut ini :
    1. Kotak dialog drive D: akan terlihat di layar dan klik pada tab Sharing,Perhatikan tampilan berikut ini :
    2. Klik link If you understand the risk but still want to share the root of the drive, click here sehingga di layar akan terlihat kotak dialog seperti berikut :
    3. Klik pilihan Share this folder on the network, kemudian tentukan nama dari drive yang akan di sharing sehingga nama tersebut akan terlihat dan dapat dibaca oleh computer lain, misalnya DATA (D). Anda dapat menentukan sharing ini untuk computer-komputer lain dalam suatu jaringan6. Klik tombol OK.

Peripheral Printer merupakan salah satu alat peripheral untuk mencetak data yang dikirimkan oleh perintah komputer. Printer dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu Printer Dot Matrik, Printer Inkjet, dan Printer Laser Jet. Proses istalasi dapat dilakukan beberapa langkah diantaranya melalui Device Manager dan Auto Play driver printer. Berikut ini langkah-langkah instalasi Printer Inkjet melelui Device Manager, artinya proses instalasi printer dengan cara mencari peripheral yang telah terhubung dengan PC. Instalasi ini dapat dilakukan dengan 2 langkah, yaitu melalui server dan client (bila terhubung dalam suatu jaringan).
Server.
Bagi server, yang diperlukan dalam mengistal sebuah printer adalah sebagai berikut:
1. Persiapkan terlebih dahulu perangkat PC yang ready.
2. Hubungkan kabel power printer pada arus AC, dan hubungkan pula kabel USB pada PC.
3.Bila pemasangan telah benar akan berlanjut seperti berikut:
Gambar berikut menunjukkan bahwa terdapat hardware baru yang terpasang pada USB PC.
4. Untuk mengistall printer dapat dilakukan melalui beberapa caradiantaranya dengan melalui Device Manager.
5. Pilih Device Manager.
6. Akan terdapat hardware yang belum teristall. Klik kanan pada USB Device. Klik kanan, pilih “Update Driver…”.
7. Kemudian akan tampilan seperti berikut, pilih pada pilihan yang pertama untuk otomatis, atau pilih pada pilihan kedua untuk menunjukkan tempat yang lebih spesifik.
8. Tunggu sebentar, system mencari file driver printer.Tunggu sebentar, system mencari file driver printer
9. Hardware telah teridentifikasi (Update) yakni Brother DCP-560CN
10. Periksa kembali pada Device Manager.
11. Atau dapat melalui Start > Printers and Faxes.
12. Maka sebuah printer telah terinstall.
Client
1. Pada sebuah jaringan, client hanya perlu mengsharing printer dari server. Pastikan kabel LAN-card terpasang baik, dan setting IP telah dilakukan dengan benar.
2. Cek terlebih dahulu, apakah computer kita telah masuk dalam jaringan. Periksa dengan Run > cmd > ping (IP address server). Bila tampil sebagai berikut maka sambungan pada computer anda telah benar.
3. Bila sambungan tidak tepat, atau server tidak aktif, maupun Fire Wall dalam keadaan “ON” maka akan tampil sebagai berikut.
4. Sharing printer dapat dilakukan dengan langkah: Statr > Printers and Faxes.

5. 
Klik “Add a printer” pada Printer Tasks.
6. Tekan Next > untuk melanjutkan.
7. Pada pilihan Local or Network Printer pilih “A network printer or a printer attached to another computer”. Next >
8. Pilih “Browse for a printer” pada Specify a Printer. Next >
9. Tentukan printer yang akan di-sharing. Next >
10. Sebuah printer telah tersharing pada computer kita. Finish >
11. Periksa kembali pada Printers and Faxes.

diklik

Sharing Printer

Saya sengaja memuat kembali tulisan ini bagi rekan-rekan yang masih membutuhkan. Terlebih lagi cara ini bisa sangat menghemat penggunaan printer terutama untuk Lab, Kantor, Rental Komputer dan terutama untuk warnet seperti yang saya miliki.
Sebelum memulai langkah berikut saya asumsikan Anda telah menyiapkan jaringan LAN Anda. Masing-masing komputer sudah memiliki IP addres yang tepat dan tergabung daam sebuah workgroup. Di sini saya pakai nama default “WORKGROUP” untuk nama network yang saya gunakan.
Pada proses printer sharing ini ada dua tahap yang perlu dilakukan sebagai berikut:
Pertama, Membuka Fasilitas Sharing Printer pada komputer Host. Yang dimaksud dengan komputer host adalah komputer yang memiliki printer. Kalo di rental atau warnet, seringkali komputer host ini disebut sebagai server layanan.
Printer yang ada di komputer inilah yang nantinya dibagi dan dipake rame-rame dengan memanfaatkan fasilitas File and Printer Sharing Windows. Namun ada baiknya Anda pastikan terlebih dahulu bahwa driver printer sudah terinstall dan dapat berjalan dengan baik. Selanjutnya lakukan langkah berikut:
1. Buka Control Panel > Printer and Faxes, klik kanan pada Printer Anda > PilihSharing. Dalam contoh ini saya pakai Printer Epson C90 Stylus Series.

2. Selanjutnya akan muncul Tab Sharing Properties seperti di bawah ini. Pastikan Anda memilih Checkbox Share this printer, Beri nama sesuka Anda dan akhiri dengan klik OK. Jika ada permintaan CD Windows, atau konfirmasi dari printer sharing, pilih “Just Enable File and Printer Sharing” dan Klik OK.

Sampai di sini setting komputer host sudah selesai.
Selanjutnya Tahap kedua, yakni Setting Printer di komputer klien. Berikut langkah-langkahnya:
1. Buka Control Panel Printer and Faxes > Pada tab di sebelah kiri pilih Add a Printer. Lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:

2. Selanjutnya akan terbuka Add Printer Wizard, Klik Next

3. Pilih tipe printer yang akan digunakan, pastikan Anda memilih Network Printer > Next

4. Browse printer pada jaringan Anda, pastikan Anda tidak salah alamat akhiri denganNext

5. Komputer akan mengkonfirmasi apakah Printer Jaringan ini akan dijadikan Printer Utama? Pilih sesuai kebutuhan. Saya menyarankan Anda pilih Yes > Next

6. Akhiri Wizard dengan klik Finish.

Anda sudah berhasil mengkoneksikan komputer klien ke printer jaringan. Berikutnya, silakan Anda print sebuah dokumen dari komputer klien menggunakan printer yang baru saja Anda setting.
langkah-langkah Sharing Folder
1 ANDA buka my document sebelum anda memulai sharing buatkan folder baru lalu enter
2 setelah itu klik folder ygkita buat lalu klik file,pilih sharing and security
3 setelah muncul pilihan pilihlah sharing lalu pilih share this folder in the network
4 lalu pilih ok dan akan muncul tanda berbentuk tangan yg menyatakan bahwa folder telah disharing

ARTI KODE BEEP BIOS, UNTUK MENGETAHUI KERUSAKAN KOMPUTER


bios1 Mengetahui error komputer dari kode beep

Kali ini saya akan berbagi tips dan trik arti dari kode beep bios, kode beep ini dapat di gunakan untuk mengetahui bagaimana keada'an komputer kita dan kerusakan apa yang terjadi pada komputer.
Saat kita menyalakan PC pertama kali, chip BIOS akan melakukan checking terhadap seluruh hardware sebelum booting dilanjutkan untuk menjalankan operating system. Jika terdapat error atau kerusakan salah satu hardware, maka BIOS akan membunyikan kode beep (BIOS beep). Kode ini dihasilkan dari sebuah speaker kecil atau buzzer yang menancap di salah satu soket pada motherboard.
Kode berupa bunyi beep ini sebenarnya memiliki arti tertentu seperti kode morse. Banyak pengguna komputer awam tidak mengerti maksud kode ini. Nah, berikut ini saya sharing mengenai arti berbagai kode beep yang bisa bermanfaat untuk mendeteksi sejak dini kemungkinan kerusakan hardware komputer kita. Saya juga berikan solusi praktis untuk mengatasinya jika masih memungkinkan. Solusi setiap problem berlaku untuk semua kode yang sama.
Kode beep ini berbeda antara chipset BIOS satu dengan yang lain. Untuk mengetahui chipset BIOS apa pada komputer kita, silahkan lihat notifikasi yang muncul pada pojok atas monitor saat melakukan booting pertamakali. Nama BIOSnya tampil di sana.

AMI-BIOS
  • Beep 1x – RAM (memory) rusak atau tidak terpasang dengan benar. Solusinya, lepaskan RAM lalu bersihkan alur PCB pada kaki RAM menggunakan penghapus dan pasang kembali. Jika masalah berlanjut, coba cari pinjaman RAM yang sesuai sebelum membeli yang baru.
  • Beep 2 x – RAM bermasalah (Memory Parity Error in first 64KB block)
  • Beep 3 x – RAM bermasalah (Memory Read/Write Error in first 64KB block)
  • Beep 4 x – Motherboard bermasalah. Motherboard timer tidak berfungsi dan kemungkinan perlu diganti.
  • Beep 5 x – Processor bermasalah. Perlu diganti.
  • Beep 6 x – Biasanya menunjukkan keyboard yang rusak, atau tidak terpasang dengan benar. Cek soket keyboard yang menancap pada bagian belakang casing. Jika masalah berlanjut, gantilah keyboard. Soket keyboard dari jenis PS-2 lebih rawan rusak daripada jenis USB.
  • Beep 7 x – Processor bermasalah (Processor Exception Interrupt Error), perlu diganti.
  • Beep 8 x – Graphic card (VGA) rusak atau tidak terpasang dengan benar pada slot. Solusinya sama dengan masalah RAM di atas.
  • Beep 9 x – BIOS/Motherboard bermasalah (ROM checksum Error ). Perlu mengganti chipset BIOS atau motherboard.
  • Beep 10 x – Motherboard bermasalah (CMOS shutdown Read/Write error). Kemungkinan perlu penggantian motherboard.
  • Beep 11 x – Checksum-Error. Periksalah baterai CMOS pada motherboard. Biasanya kalau baterai tidak terpasang dengan benar, seringkali dayanya sudah habis. Solusinya belikan baterai CMOS yang baru.
Award-BIOS
  • Beep 1x panjang terus menerus : RAM rusak, atau tidak terpasang dengan benar.
  • Beep 1x panjang, 1x pendek : Ada masalah dengan RAM atau Motherboard
  • Beep 1x panjang, 2x pendek : Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 1x panjang, 3x pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar
  • Beep 1x panjang, 9x pendek : Ada masalah dengan Bios / Bios rusak. Terus terang untuk kasus ini solusinya susah. Karena kita harus membelikan chipset BIOS baru yang spesifikasinya sama, dan itu sulit didapat. Beruntunglah jika Anda bisa mendapatkan chipset bekas kanibal.
    Beep pendek tak terputus : Ada masalah dengan tegangan dari power supply unit (PSU). Jika komputer Anda mengalami masalah seperti ini, segera matikan komputer dan jangan mencoba menyalakan kembali karena beresiko kerusakan fisik (terbakarnya) komponen motherboard. Solusinya, belikan PSU yang baru.
Ada 2 kode beep utama untuk Award BIOS:
  • 1x beep panjang dan 2x beep pendek – Video error, VGA bermasalah. Periksa posisi VGA card.
  • 2x beep pendek – Non-Fatal Error. Periksa posisi RAM dan kondisi komponen yang lain.
Phoenix-BIOS
Kode beep Phoenix – Award BIOS berupa serangkaian bunyi beep yang dipisahkan oleh pause. Contohnya: beep — beep beep — beep — beep beep artinya 1-2-1-2
  • Beep 1 – 1 – 4 – BIOS mengalami kerusakan.
  • Beep 1 – 2 – 1 – Motherboard rusak.
  • Beep 1 – 3 – 1 – Ram rusak atau tidak terpasang dengan benar.
  • Beep 3 – 1 – 1 – Motherboard rusak
  • Beep 3 – 3 – 4 – Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar.
  • Beep 1 – 1 – 4 – 1 – Processor bermasalah (Cache Error)
  • Beep 1 – 2 – 2 – 3 – Baterai CMOS minta diganti/BIOS bermasalah (BIOS ROM Checksum)
  • Beep 1 – 3 – 1 – 1 – DRAM Refresh Test
  • Beep 1 – 3 – 1 – 3 – Keyboard controller test
  • Beep 1 – 3 – 4 – 1 – RAM bermasalah (RAM Failure on address line xxxx). Cek memory
  • Beep 1 – 3 – 4 – 3 – RAM bermasalah (RAM Failure on data bits xxxx of low byte of memory bus)
  • Beep 1 – 4 – 1 – 1 – RAM bermasalah (RAM Failure on data bits xxxx of high byte of memory bus)
  • Beep 2 – 1 – 2 – 3 – ROM copyright notice
  • Beep 2 – 2 – 3 – 1 – Test for unexpected interrupts

Semoga tips dan trik kali ini bermanfaat....

 

Featured Content Slider

Recent Post

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kang Pri Kepoh - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger